Kamis, 07 Desember 2017

Makan Alias Icip-icip Makanan di Festival Kuliner ala Bondan Winarno

Masakan Khas Jawa Barat - Presenter kondang di jurusan kuliner Bondan Haryo Winarno meninggal pada usia 67 th di rumah Sakit harapan Kita, Jakarta, Rabu (29/11/2017) pagi. semasa hidupnya, Bondan dikenal juga sebagai jurnalis pengamat kuliner, dan presenter program televisi acara kuliner.

pada bermacam kesempatan dirinya kerap membeber berkaitan kuliner Indonesia dan tengah menulis buku-buku mengenai kuliner. tidak tidak cuma berkenaan bazar kuliner. Bondan Winarno memusakakan panduan untuk pelawat yang mau berekreasi kuliner dekat pameran kuliner.

menjelang sang cerdik pandai kuliner 'maknyus', sebelum mencicipi kuliner ialah know what you eat. Inti amanah tersimpul terpecah dua, kamu harus tahu vitamin makanannya, dan mengayomi struktur makannya.

“Ini agak sulit dibicarakan, tapi intinya wahid know what you eat,” kata Bondan bagi KompasTravel lalu Talkshow Kuliner – memperlalaikan Citra Kuliner Nusantara ke Hotel Berbintang, Sabtu (10/10/2015).


memahami mengenai vitamin pada makanan yang kita makan yaitu satu factor yang amat sangat penting tuturnya jikalau disepelekan, tidak terpesona waktu ini Indonesia jadi No. empat penanggung diabetes teratas di dunia.

Bondan mengatakan visitor sebelum laksanakan ‘icip-icip’ di pameran kuliner guna mendalami muatan apa yang dirinya makan. dia menumpahkan pengunjung laksanakan riset kian dahulu.

Minimal, kamu kenali sumber-sumber nutrisi di makanan seperti vitamin karbohidrat, lemak bosan dan yang lainnya

Referensi : https://halomuda.com/

Coba Makan Gapit, Kue Gurih dan Renyah Khas Cirebon

Makanan Khas Jawa Barat - tentu saja tidak hanya hendaklah mencicipi nasi jamblang, empal gentong, dan nasi lengko kala mengunjungi Cirebon, Jawa Barat, ada kuliner partikular yang lain yang mampu diboyong pulang guna oleh-oleh. Salah satunya kue gapit garing

Kue mempunyai diameter lebih kurang tiga sentimeter ini gurih dan krispi Sentra produksi kue gapit itu kaya di empat desa, ialah Desa Tuk, Setu Wetan, Panembahan, dan Kemlaka. Salah tunggal pemilik produksi rumahan kue gapit, Iskandar, mengemukakan sejak th 1980-an keluarganya memulai bisnis makanan tertera

"Ini telah tua Sejak insan lanjut umur saya tambah sila di bangku SMP. Turun temurun. Saudara aku juga business gapit," kata Iskandar dikala ditemui di kediamannya, Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (18/11/2017).

dia menyebuntukan kue gapit hanya ada di Cirebon. kiat pembuatannya butuh kemahiran dan ketelitian ketika menikam Kue gapit berbahan lebu dan rempah-rempah.


disebut kue gapit, sambung Iskandar, karena taktik pembuatannya diapit atau dijepit bersama fasilitas "Ya sebab dijepit gunakan sarana tambah disebut gapit yang memikiki maslahat jepit kalau dalam bahasa Indonesia," kata Iskandar.

Kue Gapit yang diproduksi olehnya mempunyai empat versi rasa terdiri kacang, bawang, kelapa, dan keju. Namun, menjelang dirinya untuk rasa keju diproduksi waktu ada pesanan semenjak pembeli

Sumber : https://halomuda.com/

Senin, 04 Desember 2017

Ajang Malioboro KulineRun, Ajang Lari Sambil Wisata Kuliner

Tempat Makan di Jogja - Gelaran Malioboro KulineRun kembali digulirkan, Minggu (26/11). Beberapa pelari mancanegara juga turut meramaikan pagelaran ini.


Uniknya ajang ini adalah para peserta bisa berolahraga sambil wisata kuliner. Sepanjang jalan, peserta dihidangkan sejumlah masakan dari Jogjakarta.

Hal ini tentu menarik untuk wisata Jogjakarta sendiri. Bahkan gelaran tersebut sampai mendorong salah satu anak perusahaan PT Pertamina, PT Patra Jasa turut berpartisipasi meramaikan lomba lari unik ini.

"Kami ingin masyarakat Jogja mulai mengenal Patra Land sebagai pengembang properti yang ada di Yogya, ada beberapa project pengembangan property kami di Yogya, seperti
Amarta Apartment, dan dalam waktu dekat kita juga akan mengembangkan hotel di Jogja," papar Sekretaris Perusahaan Patra Jasa, Gatot Subagio.

Peserta Malioboro KulineRun sendiri tercatat mencapai 1400. Peserta tak hanya datang dari Jogja saja, tapi dari wilayah lain, seperti Jawa Tengah, hingga Jakarta.

Malioboro KulineRun ini mempertandingkan tiga kategori lari, yakni lomba lari dengan jarak 2,5 km, 5 km, dan 10 km.

Source : https://halomuda.com/

Artis Cantik Ria Ricis Rintis Usaha Kuliner di Yogyakarta

Kuliner Yogyakarta - Artis cantik Ria Yunita atau lebih dikenal dengan sebutan “ Ria Ricis” merintis usaha kuliner di Kota Yogyakarta.


Ia secara resmi membuka gerai kue di Jalan Ipda Tut Harsono nomor 56, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta, Jumat (17/11/2017).

Bisnis kuliner pembawa acara dan juga YouTuber Indonesia itu bernama Jogja Cushy Cheese. Jogja Cushy Cheese merupakan cheese cake berbentuk persegi panjang.

Kue ini memiliki berbagai varian rasa, topping dan filling dengan banderol harga Rp 48 ribu sampai Rp 58 ribu.

Ria juga mengatakan, Jogja Cushy Cheese merupakan pengembangan bisnis kuliner yang telah dilakoninya selama ini. Ia mengaku usaha yang baru dibukanya itu merupakan bisnis kuliner ketiganya di Indonesia.

"Usaha kuliner pertama ada di Surabaya dan kedua di Jakarta," kata Ria kepada wartawan usai membuka gerai kuenya.

Meski menjadi bisnis kuliner yang ketiga, kata Ria, usahaya itu ternyata menjadi pengalaman barunya. Sebab, ia merintis sendiri dan mandiri dalam membuka usaha barunya di Kota Gudeg tersebut.

"Di Surabaya dan Jakarta Itu sama kakak semua, di sini sendiri. Dan di sana itu produknya kentang, kalau di sini keju," kata Ria

Bukan tanpa sebab Ria memilih Kota Yogyakarta untuk mengembangkan bisnis kulinernya. Baginya Yogyakarta adalah sebuah kota Istimewa yang punya kesan tersendiri. Ia pun mengaku sangat mencintai Kota Yogyakarta.

"Saya terlanjur suka dengan Jogja, ramai. Wisata juga banyak kulinernya banyak. Insya Allah saya berjodoh dengan Jogja," tutur Ria.

Sumber : https://halomuda.com

Inilah Nasi Goreng Kaki Lima Malioboro Dipatok Rp 88.000

Kuliner Jogja - Beberapa hari belakangan, sebuah unggahan media sosial pada Selasa (7/11/2017) sempat viral.


Isi unggahan tersebut merupakan pendapat penulis soal harga makanan yang dijual pedagang kaki lima di sekitar wilayah Malioboro, Yogyakarta.

Seorang pria bernama Muhammad Dwiki Bagaskara mengunggah tulisan ke sebuah akun media sosial Facebook bernama Info Cegatan Jogja.

Di dalamnya, Dwiki mengatakan telah membayar Rp 88.000 untuk tiga porsi nasi goreng dan tiga minuman.

Dari tulisan tersebut, Dwiki merasa makanan yang dipilihnya terlampau lebih mahal jika dibandingkan dengan harga makanan di daerahnya, yaitu Sumatera.

KompasTravel sudah mencoba menghubungi Dwiki untuk mengklarifikasi. Namun, sampai berita ini ditayangkan, Dwiki belum juga merespons.

Tidak hanya Dwiki, wisatawan asal Bekasi, Arie Ridwan (29), juga pernah mengalami hal serupa. Ia sempat kaget saat membayar makanan di sebuah warung lesehan. Memang letaknya bukan di wilayah Malioboro, tetapi di sekitar Alun-alun Selatan.

Arie mengatakan, ketika itu dia dan istrinya berkunjung ke Yogyakarta sekitar pertengahan Agustus 2017. Malam terakhir menginap di Yogya, Arie sempat berkunjung ke Alun-alun Selatan Yogyakarta. Setelah itu, Arie pun diantar oleh seorang pengemudi becak ke sebuah tempat makan gudeg di dekat alun-alun.

Sumber : https://halomuda.com/

Perjuangan Artis Ha Ji Won Di Balik Kesuksesan Hospital Ship

Drama Korea Tentang Dokter - Dalam dunia medis cukup sering diangkat ke layar kaca, sebut saja lewat serial Doctors (2016), Yong Pal (2015), dan Emergency Couple (2014).


Sejak 30 Agustus lalu, kanal MBC menayangkan Hospital Ship setiap Rabu-Kamis pukul 10 malam waktu Korsel. Saat ini Hospital Ship menjuarai perolehan rating serial drama.

AGB Nielsen Korsel mencatat, rating Hospital Ship mencapai 11,3 dan 13,0 persen di penayangan episode ke-7 dan ke-8 pada 7 September lalu.

Pesaing di hari dan jam sama, Into New World (SBS) ratingnya hanya 5,7 dan 6,4 persen, sedangkan Manhole (KBS) jeblok dengan rating 1,8 dan 2,2 persen. Di balik kesuksesan Hospital Ship, ada perjuangan Ha Ji Won (39) sebagai bintang utamanya.

Hospital Ship mengambil tema berbeda dari dunia medis, tentang kehidupan dokter bedah di rumah sakit yang letaknya di dalam kapal laut. Para dokter di rumah sakit kapal ini ditugaskan menolong masyarakat yang tinggal di sebuah pulau terpencil.

“Para dokter di serial ini secara pribadi mencari pasien yang tidak punya jaminan kesehatan. Ini premis yang berbeda dari banyak drama medis lainnya,” terang Ha Ji Won.

Ini serial pertama Ha Ji Won setelah 2 tahun absen di layar kaca—sebelumnya pada 2015 ia membintangi The Time We Were Not in Love. Aktris seksi ini memainkan peran dokter bedah yang sangat berdedikasi, Song Eun Jae.

Referensi : https://halomuda.com/

Saat Main Drama Korea 'Hospital Ship', Wanita Indonesia Ini Bikin Iri Netizen

Drama Korea Tentang Dokter - Baru-baru ini seorang wanita asal Indonesia mencuri atensi publik, khususnya penggemar drama Korea karena tampil dalam drama bertajuk 'Hospital Ship'. Adalah Yannie Kim sosok wanita Indonesia yang muncul dalam drama bergenre medikal yang tayang di MBC TV.


Wanita yang ternyata memiliki nama asli Yannie Mustafa ini beradu akting dengan aktris kenamaan Ha Jiwon dan personel CN Blue, Kang Min Hyuk. Yannie muncul di episode 14 dan 15 yang tayang pada Rabu (20/9/2017) dan Kamis (21/9/2017).

Pada tayangan Hospital Ship itu, Yannie berperan sebagai seorang wanita tunawicara yang meminta pertolongan dokter untuk mengobati anaknya yang sakit. Kemunculan Yannie ini pun sontak menyedot perhatian netizen, setelah dirinya memposting foto bersama para pemain drama Hospital Ship.

Dalam Instagram dengan nama akun yannie_kim, ia memposting sejumlah foto di balik layar dan keakrabannya dengan beberapa pemeran di Hospital Ship. Yannie juga mengunggah fotonya bersama bintang pemeran utama drama tersebut yakni Ha Jiwon.

Banyak netizen berdecak kagum pada Yennie karena berhasil main drama bersama bintang top Korea. Tak sedikit dari mereka yang merasa iri karena Yannie dapat memeluk aktor tampan Kang Min Hyuk dalam salah satu adegan drama di Hospital Ship itu.

Sumber : https://halomuda.com/